SintesaNews.com – Bantuan rehabilitasi jaringan pipa air bersih di desa-desa terdampak bencana di Flores Timur NTT terus berlanjut. Rumah Visi Indonesia (RVI) bersama BUMN berkomitmen untuk menghadirkan negara yang bekerja untuk masyarakat di pelosok.
Kali ini Bank BRI yang akan memberikan bantuan pipa air bersih itu untuk 3 desa yang berlokasi di Kecamatan Adonara Barat. Tepatnya di desa Ilepati, desa Danibao dan desa Tonuwoten.
Direktur Rumah Visi Indonesia, Anton D. Hurung menyampaikan kepada SintesaNews.com bahwa Rumah Visi Indonesia terus berkomitmen untuk menghadirkan negara yang bekerja di tengah masyarakat.
“Setelah menghadirkan BNI, kali ini RVI kembali menghadirkan BUMN melalui BRI membantu rehabilitasi jaringan air minum bagi 3 desa di kecamatan Adonara Barat yaitu desa Ilepati, desa Danibao dan Desa Tonuwoten,” ujar Anton.
Seperti diketahui sebelumnya, bencana banjir bandang dan longsor yang menerpa NTT beberapa bulan lalu juga menimbulkan dampak rusaknya jaringan pipa ar bersih yang biasa digunakan oleh warga-warga desa di Flores Timur. Akibatnya selama beberapa bulan ini warga-warga desa kesulitan memperoleh air bersih yang layak digunakan dan untuk diminum. Baca: Tiga Desa Terdampak Bencana di NTT Krisis Air Bersih, Bantuan Belum Datang
Gabriel Sola, Dewan Pengawas Rumah Visi Indonesia dalam keterangan persnya mengapresiasi CSR dari Bank BRI untuk membantu merehabilitasi jaringan pipa air bersih ini.

“Kehadiran Negara melalui CSR salah satu Badan Usaha Milik Negara, Bank Rakyat Indonesia membantu korban bencana Badai Seroja di Adonara, Flores pasca Masa Tanggap Darurat melalui Rumah Visi Indonesia sangat kita apresiasi,” katanya.
“Saya Gabriel Goa, sebagai Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia), mengapresiasi sekaligus sangat mendukung langkah Rumah Visi Indonesia yang menghadirkan negara melalui CSR BRI di saat Masa Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Badai Seroja.
“Pengalaman PADMA INDONESIA dalam pendampingan Korban Bencana di seluruh Indonesia orang-orang biasanya sibuk membantu di saat Tanggap Darurat tapi pasca Tanggap Darurat Korban ditinggalkan,” ujar Gabriel.
“Kami apresiasi dan sangat mendukung Rumah Visi Indonesia yang justru hadir bersama BUMN seperti BRI di saat Masa Rehabilitasi. Di saat ini Korban Bencana sangat membutuhkan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi prasarana vital seperti pipa air. Selain itu pemberdayaan ekonomi korban karena di saat bencana mereka telah kehilangan mata pencaharian. Di sini RVI bisa memberbedayakan perempuan dan anak korban melalui Rumah Tenun ke depan,” pungkas Gabriel Sola menegaskan.
Komitmen Rumah Visi Indonesia Menghadirkan Negara Bekerja Hadir di Tengah Masyarakat